Iklan

“WAGYO” STRATEGI PEMBELAJARAN JARAK JAUH UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI

Yulia Riowati

ABSTRAK

Pandemi Covid-19 yang mengakibatkan banyak korban jiwa, dan mengakibatkan beberapa sektor di negara ini mengalami perubahan. Pembatasan sosial dan pemberlakuan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) adalah salah satu upaya pemerintah untuk memutus penyebaran Covid-19 di lingkungan Dinas Pendidikan. Pendidikan dari tingkat rendah hingga tinggi menggunakan pembelajaran Daring (Dalam Jaringan). Hal tersebut mengakibatkan siswa dan guru harus mempunyai media pembelajaran yang terhubung dengan Internet yaitu Handphone dan Kompoter atau Laptop. Dalam menyampaikan materi pelajarannya bisa menggunakan berbagai macam aplikasi seperti google clasroom, google meet, Zoom, WhatsApp ataupun Youtube.

SMKN Karangpucung yang sebagian besar siswanya berasal dari daerah yang susah sinyal dan susah kuota internetnya. Diawal pembelajaran menggunakan google clasroom yang terpusat dan satu akun, yang mengakibatkan banyak kendala bagi guru dan siswa untuk mengakses pembelajaran, pada pembelajaran Gambar Teknik penulis menggunakan gabungan WhatsApp Grup dan Youtube (WAGYO) mampu meningkatkan belajar siswa dan prestasi belajar gambar teknik yang ditunjukkan dengan perolehan niali pada waktu ulangan umum tengah semesster yang tuntas 35 siswa dengan pencapaian nilai tertinggi 85.Selanjutnya penulis kembangkan lagi konten dari “WAGYO” dan untuk perolehan nilai Ulangan Umum Semester dicapai nilai tertinggi 96-100 sejumlah 9 siswa. Sehingga dengan “WAGYO” pembelajaran Gambar Teknik bisa meningkatkan prestasi belajar siswa.

Kata kunci : WAGYO, pembelajaran, daring, gambar teknik

PENDAHULUAN

Kebijakan pemerintah melalui Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dengan diterbitkannya Surat Edaran Nomor 15 Tahun 2020 Tentang Pedoman Penyelenggaraan Belajar dari Rumah Dalam Masa Darurat penyebaran Covid -19,mengharuskan belajar dari rumah atau dikenal dengan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) menggunakan mediapembelajaran yang berhubungan dengan internet. Guru dan siswa dituntut untuk menggunakan media pembelajaran on line melalui handphone dan Komputer atau laptop dalam kegiatan belajar mengajarnaya.

Dalam hal ini antara siswa dan guru sama-sama membutuhkan handphone atau komputer / laptop yang terhubung dengan internet bersinyal yang kuat dan bagus.Kenyataan menunjukkan bahwa tidak

semua siswa mampu untuk memiliki handphone atau komputer sebagai media pembelajaran jarak jauhnya. Ada sebagian daerah tempat tinggal siswa yang tidak terjangkau sinyal meskipun handpone yang dimilikinya sudah memiliki aplikasi yang dibutuhkan untuk pembelajaran. Alasan tidak mempunyai kuota adalah hal yang paling sering penulis temui dari siswa-siswi kami. Sehingga penulis merasa kesulitan untuk mengikuti arahan pihak sekolah untuk menggunakan google clasroom sebagai media pembelajarannya.

Sistem daring di SMKN Karangpucung yang menggunakan Google clasroom dengan satu akun terpusat.Penggunaan Google Clasroom terpusat dengan satu akun milik wakil kepala sekolah urusan kurikulum yang digunakan oleh 65 orang guru yang ada di SMKN Karangpucung pada awalnya untuk memonitoring kegiatan guru yang memberikan pelajaran lewat daring. Akan tetapi kegiatan ini mengakibatkan berbagai kendala, antara lain bagi guru adalah susah untuk menguplod materi pelajaran, vidio, dan materi yang harus dijelaskan dengan gambar, serta mengalami kendala yaitu Uplod tugas anak yang belum terkoreksi atau anak yang mengirim tugasnya terlambat sudah terhapus terlebih dahulu oleh bagian kurikulum. Kegiatan tersebut diterapkan agar pembelajaran daring tetap bisa dipantau dan berjalan .

Permasalahan tersebut diatas mengakibatkan beberapa guru untuk membuat inovasi dan cara bagaimana supaya pembelajaran daring tetap berjalan dan tugas- tugas dari siswa bisa dikoreksi tanpa batas waktu. Ada yang menggunakan Google Clasroom dengan akun sendiri, Googlemeet , Zoom dan ada pula yang menggunakan WhatsApp.

Penulis menggunakan gabungan WhatsAppGrup dan Youtube yang diakronimkan dengan “WAGYO” dalam pembelajaran jarak jauh mata pelajaran

gambar teknik. Untuk penyampaian materi dan pemberian salam serta semgangat penulis menggunakna WhatsApp, selanjutnya materi dan tutorialnya penulis mengambil dari Youtube dan dishare lewat WhatsAppGrup.Tidak ada alasan untuk tidak bisa melihat atau membuka aplikasi tersebut dan juga tidak banyak membutuhkan kuota internet.Dengan cara di bintangin pesan tersebut tidak terhapus dan sewaktu-waktu bisa diulang, dipelajari kembali dan aplikasi tersebut sudah umum digunakan. Jadi dengan “WAGYO” pembelajaran gambar teknik akan serasa mudah serta memotivasi untuk tetap belajar dan prestasi belajar bisa meningkat.

METODE PENGEMBANGAN

Pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh di SMKN Karangpucung yang menggunakan Handpond dan komputer atau laptop sebagai medianya dengan jaringan internet yang memadai,terkadang mengalami berbagai hambatan. Diterapkannya penggunaan Google Clasroom yang terpusat dan satu akun menyebabkan tidak optimalnya pembelajaran daring di SMKN Karangpucung. Penulis menggunakan inovasi pembelajaran dengan strategi“WAGYO” yang merupakan akronim dari WhatsApp Grup dan Youtube.

Strategi Pembelajaran Jarak Jauh dengan menggunakan “WAGYO”melalui beberapa tahapan. Pada pelaksanaan kinerja ini penulis menguraikan langkah-langkah pembelajaran yang menggunakan media “WAGYO”

  1. Penulis membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)KD 3.1 yaitu memahami peralatan dan kelengkapan gambar teknik dan 4.1 memilih peralatan dan kelengkapan gambar teknik.
  2. Selanjutnya penulis menyiapkan materi yang akan disampaikan dalam bentuk PPT (Power Point).
  3. Kemudian penulis merekam, mendokumentasikan lewat Vidio yang menggunakan aplikasi kinemaster dan menguplodnya kedalam Youtube. Link youtubenya adalah

https://youtu.be/QsABJuKcGjM.

  1. Membuat WhatsAppgroup gambar teknik,setelah itu penulis menyapa siswa dan memberikan pembelajaran lewat WhatsAppGroup yang didalamya ada youtube(WAGYO).
  2. Siswa mempelajari dan menyimak vidio pembelajarannya.
  3. Penulis memberikan umpan balik, memantau dengan mengikuti setiap masukan atau obrolan yang ada didalam WhatsAppGrup tersebut,jika ada yang belum jelas maka penulis kembali menjelaskan lewat WhattsApp Grup dan Youtube(WAGYO).
  4. Jika masih ada yang belum memahami, dikarenakan keterlambatan mengikuti pembelajaran, penulis kembali mengulang lagi penjelasannya lewat WhatsApp Grup dan Youtube”WAGYO”. Bisa dengan menguplod youtube yang berasal dari sumber lain.
  5. Membuat evaluasi pembelajaran lewat Google Form sesuai waktu yang ditentukan,yang selanjutnya diuplod lewat WhatsAppGroup.
  6. Menindak lanjuti evaluasi yang diberikan, jika masih banyak siswa yang belum KKM nilainya maka diulang lagi (remidial) dengan soal yang sama.
  7. Setelah dievaluasi dan masih ada siswa yang belum mengikutinya, dikarenakan handponenya tidak support maka penulis menghubungi lewat telpon seluler milik orang tua tau wali siswa dan menghadirkannya disekolah. Sesuai protokol kesehatan dan untuk pengerjaan tugasnya bisa menggunakan komputer yang ada disekolah atau dengan manual (memfotocopi materi

pelajaran).

HASIL DAN PEMBAHASAN

Penggunaan Google Clasroom yang terpusat dengan satu akun, menyebabkan pemberian materi gambar teknik mengalami kendala. Selain membutuhkan kuota yang banyak juga terkendala dalam mengirim tugas bagi siswa seperti tugas merangkum atau membuat catatan yang hasilnya harus difotokan dan diuplod. Hal tersebut dikarenakan jumlah guru yang mengajar secara daring berjumlah 55 orang guru yang menggunakan akun yang sama. Sehingga ada sebagian siwa yang susah mengakses materi pelajaran yang disampaikan oleh gurunya,baik terkendala sinyal,kuota ataupun siswa tersebut Handpondnya belum support. Di bawah ini gambar uplod matapelajaran Gambar Teknik.

Gambar 1. Pemberian materi Gambar Teknik melalui GoogleClasroom

Selama pembelajaran daring yang menggunakan google clasroom terpusat,penulis sering mendapati banyak keluhan baik dari rekan sejawat yang menyatakan bahwa belum selesai mengkoreksi pekerjaan yang berupa uplod gambar sudah terhapus.Demikian juga siswa yang berasa sudah mengumpulkan tugas

akan tetapi belum dikoreksi dan disuruh untuk kirik ulang.

Di bawah ini adalah gambar Google Clasroom yang digunakan bersama-sama.

.

WhatsApp Image 2021-04-05 at 19.45.25 (1)

Gambar 2. Google Classroom yang terpusat satu akun.

Dengan kondisi tersebut diatas,penulis menggunakan WhatsApp Grup untuk berkomunikasi dengan siswa,mengirim tugas maupun menerima pertanyaan dan menjawabnya.Selanjutnya penulis menggunakan Youtube untuk pemberian materi pelajaran. Dan menggabungkan WhatsAppGrup dan Youtube (WAGYO) sebagai media pembelajarannya. Penulis mengajar sembilan kelas untuk mata pelajaran Gambar Teknik yaitu kelas X TKRO 1 sampai X TKRO 5, X TBSM 1,X TBSM 2 dan X TITL 1,XTITL 2. Pada

pelaksanaan ini penulis fokuskan pada kelas XTKRO 1 dan penulis lampirkan juga untuk kelas XTKRO 5.

WhatsApp Image 2021-04-05 at 20.36.16

Gambar 3. Pemberian materi lewat WhatsApp Grup

WhatsApp Image 2021-04-05 at 20.36.16

Gambar 4. Pemberian Materi lewat “WAGYO”

Dibawah ini daftar nilai sebelum menggunakan stategi “WAGYO” pada penilaian kompetensi dasar 3.1 dan 3.2 pada kelas XTKRO I

Tabel 1. Nilai Gambar Teknik Kelas X TKRO 1 Sebelum dan Sesudah Menggunakan “WAGYO’’

NILAI SISWA FREKUENSI
KD 1 KD 2 UTS
68 1 1
70 2
71 3 1
72 28 5 3
73 4 9 5
74 2 4 4
75 1 7 7
76 2 4
77 3 4
78 1 6
79 1
JUMLAH 36 36 36

Dari tabel di atas, pada kompetensi dasar 3.1 dan 3.2 masih banyak siswa yang nilainya dibawah 75 atau dibawah KKM yaitu pada KD 3.1 baru 2 siswa yang nilainya tuntas. Pada KD 3.2 terdapat 13 siswa yang nilainya tuntas. Kemudian penulis menggunakan strategi “WAGYO” dalam pemberian materi gambar teknik. Pada pelaksanaan ulangan umum tengah semester terjadi peningkatan nilai siswa yang tuntas yaitu 23 siswa.

Kemudian penulis mengembangkan lagi penggunaan “WAGYO” yaitu gabungan WhatsAppGrup dan Youtube untuk menyampaikan materi dan pembelajaran Gambar Teknik. sampai pada pelaksanaan Ulangan Umum Semester Ganjil Tahun 2020/2021, dan diperoleh hasil nilai Ulangan Umum Semester Ganjil sebagai berikut :

Tabel 2. Nilai Ulangan Umum Semester Ganjil Sesudah Menggunakan “WAGYO”

NILAI SISWA BANYAK SISWA
15 1
60 1
65 1
75 3
80 5
85 5
90 9
95 2
100 9
JUMLAH 36

Dari perolehan nilai yang di sajikan pada table 2. Dapat kita ketahui bahwa terjadi peningkatan yang signifikan pada perolehan nilai Ulangan Umum Semester ganjil, setelah menggunakan metode pembelajaran “WAGYO”. Dibawah ini disajikan data melalui gambar grafik perolehan nilai siswa sebelum dan sesudah penggunakan pembelajaran “WAGYO”

Gambar 5. Grafik nilai siswa sebelum menggunanakan “WAGYO”

Gambar 6. Grafik nilai siswa setelah menggunakan “WAGYO”

Dari ke 36 siswa yang mendapat nilai diatas KKM ada 32 siswa yang nilainya tuntas dan 2 siswa yang belum KKM. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan strategi “WAGYO” dalam belajar.

Faktor Pendukung dan Faktor Kendala Faktor Pendukung

Gabungan WhatsApp Grup dan Youtube ( WAGYO) yang penulis gunakan untuk memberikan materi gambar teknik sudah sangat familier dan dikenal oleh masyarakat, baik siswa maupun orang tua.

  1. Tidak ada alasan untuk tidak membaca dan menyimak pesan yang penulis sampaikan lewat WhatsAppGrup dalam pemberian materi Gambar Teknik.
  2. Jika pesan atau materi pelajaran yang disampaikan lewat “WAGYO” sudah terhapus, bisa menanyakan digrup lagi.
  3. Fasilitas sekolah dan sarana prasarana yang sudah memadai dengan kuota internet yang besar,memungkinkan siswa yang tidak mempunyai Handphone atau susah sinyal bisa hadir disekolah untuk Pembelajaran Jarak Jauh dengan menggunakan fasilitas tersebut, sesuai protokol kesehatan dan pembatasan jumlah siswa.

Faktor Kendala

  1. Ada peserta didik yang tidak mempunyai Handphone ( penggunaan Handphone masih bersama orang tua ).
  2. Susah sinyal, karena peserta didik kami tidak semuanya berdomisili didaerah yang ada jaringan internetnya.
  3. Susah kouta internet, hal ini disebabkan karena mayoritas orangtua siswa kami adalah petani, yang penghasilannya tergantung dari hasil panen.Sehingga prioritas utama adalah pemenuhan kebutuhan hidup.
  4. Kemauan siswa yang lebih besar untuk bermai game ,facebook atau media sosial yang lainnya dibanding untuk belajar materi pelajaran.

Rencana Tindak Lanjut

  1. Merefleksikan pembelajaran on line dengan stategi “WAGYO” dan menyusun rencana selanjutnya.
  2. Mengembangkan konten media pembelajaran on line WAGYO” ( materi PPT dan vidio pembelajaran ) yang kreatif inovatif, dan mudah diakses oleh guru maupun peserta didik.
  3. Mensosialisasikan WAGYO” pada rekan sejawat baik melalui lisan maupun media sosial(luring maupun daring).

SIMPULAN

  1. Pelaksanaan pembelajaran daring di SMKN Karangpucung menggunakan handpone dan laptop atau komputer dengan jaringan internet yang memadai.
  2. Optimalisasi sistem daring di SMKN Karangpucung dengan menggunakan Google clasroom yang terpusat satu akun mengakibatkan guru melakukan berbagai inovasi pembelajaran untuk menunjang pelaksanaan pembelajaran daring.
  3. Penggunaan media pembelajaran dengan”WAGYO”yang merupakan Akronim dari WhatsAppGrup dan Youtube mudah diakses dan diterima oleh siswa SMKN Karangpucung,karena penggunaannya sudah familier,tidak membutuhkan banyak kuota internet dan tidak ada alasan untuk tidak membuka pesan dari WhatsApp karena sudah menjadi kebiasaan dikalangan siswa untuk selalu komunikasi lewat WhatsApp.
  4. Langkah-langkah implementasi pembelajaran “WAGYO” adalah(1) Membuat RPP pada kompetensi dasar yang dituju(2) Membuat PPT dan vidio tpembelajarannya, kemudian diuplod di Youtube(3)Membuat Grup WhatasApp gambar teknik(4)Menyapa anak dan memberikan materi lewat “WAGYO” (5)Menindak lanjuti umpan balik dari siswa(6)Memberikan evaluasi dan menganalisisnya.

DAFTAR PUSTAKA

Haudi, 2021. Strategi Pembelajaran. Cendekia. : Insan

Said, Umar,Dr.M.Pd.2019. Inovasi bijakanPendidikan Kejuruan Berbasis Enterpreneur.Sidoarjo:Zitama Jawara.

Suryani,Rani.2017.Fungsi WhatsAp Grup

Fathun. 2020. Gambar Teknik Otomotif, untuk SMK/MAK Kelas X. : Nila Cakra.

Lestari, S. W. 2020. Kendala Pelaksanaan PembelajaranJarak Jauh dalam masa Pandemi di tinjau dariMedia Pembelajaran. Pendidikan Vokasional Konstruksi Bangunan, Universitas Negeri Jakarta, 1 – 6.

Rasdid,Moh.syaiful dkk. 2019. Prestasi Belajar. :CV Literasi nusantara.

Shalehah Cabang Bandar Lampung sebagai Pengembangan Media Dakwah dalam Membentuk Akhlakul Karimah. Lampung:

Samosir,F.T.,dkk.2018.Efektivitas Youtube sebagai Media Pembelajaran Mahasiswa.

Sunarsi.2020.Pengembangan Media dan Strategi Pembelajaran untuk Mengatasi Permasalahan Pembelajaran Jarak Jauh di Pandemi Covid-19. : Guru kita vol. 4

Biodata Penulis

Nama : Yulia Riowati. S.Pd., M.Pd.

NIP : 197507112006042017

Jabatan : Guru

Unit Kerja : SMK Negeri Karangpucung

You cannot copy content of this page