Iklan

PERMAINAN TRADISIONAL DALAM PEMBELAJARAN OLAHRAGA SAAT PANDEMI COVID-19

Oleh: Sukrisman,S.Pd.

Undang-Undang No. 23/2002, pasal menyatakan bahwa perlindungan anak adalah segala kegiatan untuk menjamin dan melindungi anak dan hak-haknya supaya dapat hidup, tumbuh, berkembang, berpartisipasi secara optimal sesuai dengan harkat serta martabat kemanusiaan, mendapatkan perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi. Pasal ini secara esensial berisi jaminan dan perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi, sehingga anak hidup, tumbuh, berkembang, serta berpartisipasi dalam kehidupan di ringkungan keluarga dan masyarakat secara optimal.

Pendidikan olahraga merupakan disiplin ilmu yang didominasi praktik pada aktivitas fisik dan sedikit teori. Dalam kurikulum 2013 (K13) pendidikan olahraga di jenjang pendidikan dasar menyatu dalam Mata Pelajaran Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Olahraga (PJOK). Sejalan dengan itu maka hakikat pendidikan jasmani mencakup semua unsur kebugaran, keterampilan gerakan fisik, kesehatan, permainan, olahraga, tari dan rekreasi (Qomarrullah, 2014: 78)

Pembelajaran PJOK yang didominasi dengan gerakan fisik dilaksanakan di ruang terbuka atau di lapangan. Metode untuk pendidikan olahraga adalah metode deduktif atau metode perintah, dengan ragam pemberian tugas, demonstrasi dan sedikit penjelasan (Supriyadi,2018: 7).

Hadirnya pandemi COVID-19 yang terjadi di Indonesia sangat mempengaruhi kegiatan belajar mengajar di sekolah dasar, sehingga kegiatan belajar mengajar yang awalnya dilakukan dengan bertatap muka langsung di kelas harus beralih dengan pembelajaran secara daring atau jarak jauh. Hal ini tentu saja memberikan dampak pada pembelajaran PJOK di SD diantaranya pembelajaran PJOK yang tidak dapat terlaksana sesuai dengan RPP, banyaknya peserta didik yang mengeluh karena terlalu banyak tugas, dan orangtua mengalami kesulitan dalam mendampingi kegiatan belajar anak, sehingga diperlukan gambaran implementasi pembelajaran PJOK pada saat pandemi COVID-19 agar pembelajaran dapat terlaksana lebih baik lagi.

Kemalasan siswa dalam olahraga bisa terjadi karena adanya kejenuhan yang terjadi maka perlu ada beberapa terobosan untuk mengangakat motivasi siswa, Maka untuk mengatasi itu permainan tradisional dianggap bisa mengatasi masalah tersebut. Permainan merupakan suatu sarana hiburan yang diminati dan dimainkan oleh banyak orang baik dari kalangan anak-anak maupun orang dewasa. Permainan terdiri dari permainan bersifat tradisional dan juga modern. Permainan sendiri berasal dari kata “main“ yang berarti melakukan suatu kegiatan untuk menyengkan hati baik itu mengguakan alat sebagai medianya maupun tidak. Bermain adalah kegiatan yang sangat dekat dengan dunia anak dan tidak menutup kemungkinan remaja juga dewasa. Kegiatan ini dapat dilakukan secara perorangan juga kelompok. Jenis permainan, jumlah peserta, lamanya permainan, tergantung pada kesepakatan yang dibuat oleh para peserta yang bermain.

Permainan tradisional yang diwariskan secara turun temurun memiliki banyak sekali manfaatnya disamping melestarikan budaya dan sebagai karakter bangsa, juga untuk kesenangan bermain bagi pemainnya, kemudian juga bermanfaat bagi perkembangan psikologis, meningkatkan kreativitas, kelincahan, motivasi, dan juga sebagai sarana olahraga untuk meningktkan kebugaran jasmani

Perkembangan dunia pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan khususnya pada pembelajaran permainan modern begitu pesat dan cepat sehingga begitu populer dan memasyarakat di berbagai daerah. Permainan tradisional dirasakan semakin tersisih dan jarang sekali siswa yang mengenal permainan tradisional. Permainan tradisional diharapkan menjadi salah satu bentuk aktivitas fisik yang seiring didalam permainan tersebut terdapat bentuk kesenian, kerjasama, menumbuhkan tenggang rasa, rasa senang, percaya diri, serta mampu meningkatkan motivasi belajar untuk anak. Permainan tradisional biasanya dimainkan oleh orang-orang pada daerah tertentu yang jauh dari keramaian kota dengan aturan dan konsep tradisional pada jaman dahulu.

Menurut (Gandasari, 2019) “Permainan tradisional juga dikenal sebagai permainan rakyat merupakan sebuah kegiatan rekreatif yang tidak hanya bertujuan untuk menghibur diri, tetapi juga sebagai alat untuk memelihara hubungan dan kenyamanan sosial. Dengan demikian suatu kebutuhan bagi anak. Jadi bermain bagi anak mempunyai nilai dan ciri yang penting dalam kemajuan perkembangan kehidupan sehari-hari termasuk dalam permainan“.

Dengan demikian jika menyisipkan beberapa permainan tradisional pada pembelajaran penjas akan membantu motivasi belajar siswa menjadi lebih baik terutama motivasi belajar penjas umumnya pada materi pelajaran yang lainnya. Melandanya pandemi covid-19 bukan berarti harus vacum pelaksanaan pembelajaran olahraga. Siswa tetap merasa senang sekaligus sehat jasmani rohani bahkan juga sebagai sarana pelestarian permainan tradisional. Hal tersebut bisa dilaksanakan guru didalam memberikan tugas pada siswa agar membuat video saat anak melaksanakan tugas. Permainan Tradisional yang masih sering dilakukan oleh anak-anak di rumah diantaranya adalah permainan kasti, gobag so door, sunda manda, jamuran dll.

Melalui permainan tradisional dalam pembelajaran olahraga di SD Negeri 3 Cipaku, Koorwilcam Dindikbud Mrebet dapat mengembangkan kecerdasan spasial, kecerdasan musikal, serta kecerdasan spiritual anak dimana dalam permainan tradisional dapat belajar tentang menang dan kalah. Mengembangkan kecerdasan intrapersonal dan interpersonal anak yaitu dengan mengajarkan anak untuk mengembangkan kemampuan berinteraksi dengan orang lain, selain akan memiliki kemampuan untuk bersosialisasi anak akan belajar mengatur ego sehingga permainan berjalan sesuai dengan tujuan. Mengembangkan sportivitas dalam pribadi anak, mengajarkan pada anak untuk menerima kekalahan dan kemenangan, selain itu juga mengajarkan pada anak untuk menerima dan mentaati aturan yang berlaku

*Penulis adalah guru olahraga di SD Negeri 3 Cipaku, Koorwilcam Dindikbud Mrebet

Sukirman

Nama : Sukrisman,S.Pd.

Jabatan : Guru Olahraga

Unit Kerja : SD Negeri 3 Cipaku, Koorwilcam Dindikbud Mrebet

Judul : Permainan Tradisional Dalam Pembelajaran Olahraga Saat Pandemi Covid-19

By admin

You cannot copy content of this page