Iklan

PEMBENTUKAN KARAKTER KEMANDIRIAN DALAM PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DAN TK

C:\Users\Aspire 4738Z\Documents\endang.jpg

Oleh: Endang Sri Wahyuni, S.Pd. AUD

Pendidikan anak usia dini dan taman kanak-kanak merupakan pendidikan yang banyak memberikan pola pendidikan yang dikhususkan untuk bermain dan diberikan dengan berbagai wahana permaninan sambil sedikit materi belajar, dimana proses pembelajarannya dengan suasana dan dalam lingkungan taman berupa wahana bermain yang bersih, menyenangkan, aman dan nyaman sehingga membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani anak sehingga siap untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan selanjutnya. Menurut M.J.Langeveld ( 2018 ), pendidikan merupakan upaya dalam membimbing manusia yang belum dewasa kedewasaan. Pendidikan adalah suatu usaha dalam menolong anak untuk melakukan tugas-tugas hidupnya, agar mandiri dan bertanggung jawab secara susila. Pendidikan juga diartikan sebagai usaha untuk mencapai penentuan diri dan tanggung jawab.

Isu-isu mengenai kemandirian anak menjadi bahasan orang tua saat ini. Fenomena saat ini menunjukkan banyaknya orang tua yang permisif dan melayani kemauan anak. Kenyataan tersebut semakin menguatka bahwa usaha membentuk kemandirian anak sangatlah penting agar anak dapat mencapai tahap kedewasaan sesuai dengan usianya. Kemandirian juga bukan sesuatu yang dapat dibentuk dengan tiba-tiba. Kesuksesan membetuk kemandirian ditentukan oleh pola asuh orang tua. Selain pola asuh orang tua, daya dukung lingkungan sosial juga menjadi faktor yang ikut membantu terwujudnya kemandirian. Pada anak usia dini (0-6 tahun) sekolah memberikan sumbangan yang besar dalam terwujudnya kemandirian yang tidak lepas dari pola mendidik para guru di PAUD dan TK.

Kemandirian merupakan suatu sikap individu yang diperoleh secara kumulatif selama perkembangan, dimana individu akan terus belajar untuk bersikap mandiri dalam menghadapi berbagai situasi lingkungan sehingga individu pada akhirnya akan mampu berfikir dan bertindak sendiri dengan kemandirian (Tjandraningtyas, 2004). Brewer menyatakan bahwa kemandirian anak taman kanak-kanak indikatornya adalah pembiasaan yang yang terjadi dari kemampuan fisik, percaya diri, tanggung jawab, disiplin, pandai bergaul, mau berbagi, mengendalikan emosi (Brewer, 2007). Anak yang mandiri memiliki keyakinan, bila terjadi resiko aktivitas yang dilakukannya dia dapat menyelesaikan tanpa bantuan orang lain. Kegagalan dalam pembentukan karakter kemandirian anak akan berdampak negatif pada perkembangan kepribadiannya sendiri. Oleh karena itu maka pendidikan usia dini dan taman kanak-kanak menjadi penting kedudukannya dalam pembentukan karakter kemandirian anak.

Anak yang mandiri biasanya memiliki kekampuan belajar yang independen dan kreatif (Watkins, 1995). PAUD dan TK merupakan sekolah yang paling awal yang dapat menjadi pembentuk karakter kemandirian. Pendidikan kemandirian merupakan pendidikan yang memberikan anak kebebasan penuh untuk beraktivitas dengan mengetahui insting dan kecenderungan (Mahdi, 2006). Dalam melakukan pendidika kemandirian pendidik PAUD dan TK diharuskan memahami karakteristik peserta didik yang terkait dengan kondisi psikososial peserta didik. orang tua seyogyanya memberikan kepercayaan pada pendidik pada saat anak berada di lingkungan sekolah, sehingga anak tidak mengalami kebingungan dalam mempelajari karakter kemandirian.

Pendidikan kemandirian pada anak PAUD dan TK dimulai dengan memberikan contoh perilaku disiplin, kepercayaan diri, kebiasaan baik, dan komunikasi. Anak-anak sebaiknya tidak dipaksakan untuk memenuhi perintah dari guru namun diberi contoh. Mendidik PAUD dan TK sebaiknya jangan dengan menerapkan pendidikan represif yang menekankan pada pemberian hukuman namun sebaiknya menerapkan pendidikan denga pola partisispatoris. Pola partisipatoris ini memberikan rangsangan pada anak untuk menentukan pilihan, ikut memberikan keputusan dan melaksanakannya dengan penuh tanggungjawab. Guru sebagai pendidik hanya perlu sedikit mengarahkan dan melakukan pengawasan serta memberikan apresiasi kepada peserta didik yang sukses dalam melakukan kegiatan. Upaya pembentukkan kemandirian pada anak PAUD dan TK diharapkan dapat membentuk generasi bangsa yang berkualitas untuk kemajuan bangsa.

BIODATA PENULIS

Nama : Endang Sri Wahyuni, S.Pd AUD.

NIP : 19700424 200801 2 016

Gol : III /b

Jabatan : Guru TK

Unit Kerja : TK Pertiwi Pasunggingan Koorwilcam Dindikbud Pengadegan Kab. Purbalingga

You cannot copy content of this page