Iklan

MEDIA TABEL BILANGAN DAPAT MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA KOMPETENSI DASAR BILANGAN PRIMA KELAS IV SEMESTER I SD NEGERI I SIDAMULIH TAHUN PELAJARAN 2019/2020

Kusmiyati ,S.Pd.

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas penggunaan media tabel bilangan dapat meningkatkan hasil belajar matematika kompetensi dasar bilangan prima Kelas IV Semester I SD Negeri 1 Sidamulih Tahun Pelajaran 2019/2020. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini menggunakan model Kemmis dan Mc Taggart dengan 4 tahapan yaitu perencanaan (planning), tindakan (action) dan observasi (observe), serta refleksi (reflect). Subjek Penelitian dilaksanakan pada kelas IV SD Negeri 1 Sidamulih Kecamatan Rawalo Kabupaten Banyumas dengan jumlah siswa sebanyak 20 siswa, 13 siswa laki – laki dan 7 siswa perempuan. Hasil penelitian dapat dilihat peningkatan hasil belajar siswa dalam perbaikan tindakan dari awal sebelum dilakukan tindakan yaitu pada pra siklus siswa tuntas 8 siswa atau 40 %, siklus 1 siswa tuntas 12 siswa atau 60 %, siklus 2 siswa tuntas 19 siswa atau 95 %. Berdasarkan hasil penelitian penggunaan media tabel bilangan dari pra siklus ke siklus 1 terjadi peningkatan sebesar 20% dan dari siklus 1 ke siklus 2 terjadi peningkatan sebesar 35% Hal tersebut membuktikan bahwa media tabel bilangan dapat meningkatkan hasil belajar matematika materi bilangan prima pada siswa kelas IV semester I SD Negeri 1 Sidamulih tahun pelajaran 2019/2020.

Kata Kunci: Media Tabel Bilangan, Hasil Belajar, Pembelajaran Matematika, Bilangan Prima.

PENDAHULUAN

Dibidang matematika penguasaan tabel perkalian merupakan hal yang mutlak. Siswa membutuhkan pengetahuan ini untuk bisa mempelajari dan mengerjakan soal matematika pada level yang lebih tinggi. Bila cara menghafalnya saja sudah sedemikian membosankan dan sangat membebani anak maka bisa ditebak apa yang muncul dalam pikiran siswa. Siswa pasti akan berpikir bahwa belajar matematikan itu sangat sulit dan membosankan dan akhirnya anak tidak suka dan dampaknya siswa tidak mungkin bisa maksimal dalam mempelajari matematika. Akibat yang diperoleh nilai matematika menjadi jelek dan ini akan berimbas pada mata pelajaran yang lain.

Untuk itu untuk tercapainya proses pembelajaran yang sesuai kebutuhan siswa diperlukan media agar pembelajaran lebih menarik dan tidak membosankan. Proses pembelajaran pada dasarnya juga merupakan proses komunikasi, sehingga media yang digunakan dalam pembelajaran disebut media pembelajaran.

Salah satu jenis media pembelajaran yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran matematika adalah Media Tabel Bilangan. Media Tabel Bilangan adalah sarana atau alat untuk menyampaikan informasi yang harus dihafal berupa tabel atau daftar yang berisi soal dan jawaban yang sudah ditulis penerima tinggal mengamati, mempelajari, dan memahami, serta menghafal soal dan jawaban yang sudah ada pada tabel.

Dengan memperhatikan faktor penyebab rendahnya hasil belajar matematika dan rendahnya minat belajar siswa terhadap bilangan prima. Maka peneliti mencoba mencari solusi mengatasi permasalahan di atas dengan melakukan penelitian tindakan kelas mengambil judul “Media Tabel Bilangan dapat Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Kompetensi Dasar Bilangan Prima Kelas IV Semester I SD Negeri Sidamulih Tahun Pelajaran 2019/2020”.

KAJIAN PUSTAKA

Hasil Belajar

Menurut Dimyati dan Mudjiono dalam Winarti (2013) hasil belajar adalah hasil yang dicapai dalam bentuk angka-angka atau skor setelah diberikan tes hasil belajar pada setiap akhir pembelajaran. Nilai yang diperoleh siswa menjadi acuan untuk melihat penguasaan siswa dalam menerima materi pelajaran.

Hamalik dalam Winarti (2013) hasil belajar ialah sebagai terjadinya perubahan tingkah laku pada diri seseorang yang dapat di amati dan di ukur bentuk pengetahuan, sikap dan keterampilan. Perubahan tersebut dapat diartikan sebagai terjadinya peningkatan dan pengembangan yang lebih baik sebelumnya yang tidak tahu menjadi tahu.

Pembelajaran Matematika

Menurut Heruman (2010: 1) Matematika adalah bahasa simbol, ilmu deduktif yang tidak menerima pembuktian secara induktif, ilmu yang mempelajari tentang pola keteraturan dan struktur yang terorganisasi, mulai dari unsur yang tidak didefinisikan ke unsur yang didefinisikan.

Jadi dapat disimpulkan bahwa matematika merupakan ilmu bilangan, berisi simbol-simbol dan menekankan untuk berpikir logis. Ilmu tersebut juga merupakan ilmu yang didapat dengan cara berpikir logis. Matematika juga dapat meningkatkan pola pikir manusia dan berperan dalam setiap kehidupan, sehingga matematika merupakan sarana untuk menanamkan kebiasaan bernalar dalam pikiran seseorang.

Bilangan Prima

Bilangan prima adalah bilangan asli yang lebih besar dari 1, yang faktor pembaginya adalah 1 dan bilangan itu sendiri. 2 dan 3 adalah bilangan prima. 4 bukan bilangan prima karena 4 bisa dibagi 2. Sepuluh bilangan prima yang pertama adalah 2, 3, 5, 7, 11, 13, 17, 19, 23 dan 29.

Menurut Harahap (2016) bilangan prima yaitu bilangan bulat positif yang lebih besar dari 1 dan hanya habis dibagi dirinya sendiri dan bilangan 1. Misalnya bilangan 2, 3, 5, 7, 11, 13, 17, 19 dan seterusnya.

Media Tabel bilangan

Asyar dalam Nurhafizah (2018) mengemukakan bahwa media pembelajaran dapat dipahami sebagai segala sesuatu yang dapat menyampaikan atau menyalurkan pesan dari sumber secara terencana, sehingga terjadi lingkungan belajar yang kondusif dimana penerimanya dapat melakukan proses belajar secara efisien dan efektif.

Media tabel bilangan adalah sarana atau alat untuk menyampaikan informasi yang harus dihafal berupa tabel atau daftar yang berisi soal dan jawaban yang sudah ditulis penerima tinggal mengamati, mempelajari, dan memahami, serta menghafal soal dan jawaban yang sudah ada pada tabel tersebut.

Kerangka Pikir

Gambar 2.1 Kerangka Berpikir

Hipotesis Tindakan

Berdasarkan rumusan masalah dan kerangka di atas maka dapat dibuat hipotesis. media tabel bilangan dapat meningkatkan hasil belajar matematika kompetensi dasar bilangan prima kelas IV Semester I SD Negeri Sidamulih Tahun Pelajaran 2019/2020.

METODE PENELITIAN

Desain / Prosedur Penelitian

Lokasi Penelitian

Gambar 3.1 Rancangan Penelitian Tindakan Model Kemmis dan Taggart

Tempat Penelitian

Tempat penelitian dilaksanakan di SD Negeri I Sidamulih yang beralamat di jalan Sidakarya RT.004 RW.003 desa Sidamulih Kecamatan Rawalo Kabupaten Banyumas.

Waktu Penelitian

Waktu penelitian dilakanakan pada semester 1 tahun pelajaran 2019/2020. Penelitian ini berlangsung selama empat bulan, yaitu bulan Agustus sampai dengan bulan November 2019

Subjek Penelitian

Subjek penelitian dilaksanakan pada kelas IV SD Negeri 1 Sidamulih Kecamatan Rawalo Kabupaten Banyumas dengan jumlah siswa sebanyak 20 siswa, 13 siswa laki – laki dan 7 siswa perempuan. SD Negeri 1 Sidamulih berjumlah 164 siswa yang terdiri dari siswa laki-laki, dan siswa perempuan.

Teknik Pengumpulan Data

Tekhnik pengumpulan data yang digunakan penelitian tindakan kelas ini adalah tes, observasi, dokumentasi dan instrumen

Instrumen Penelitian

Pada judul meningkatkan hasil belajar matematika kompetensi dasar bilangan prima menggunakan media tebel bilangan kelas IV semester I SD Negeri 1 Sidamulih Tahun pelajaran 2019/2020, maka instrumen dikembangkan berdasarkan kajian teori tentang meningkatkan hasil belajar matematika kompetensi dasar bilangan prima. Penelitian eksperimen menggunakan instrumen yang sebaiknya telah memenuhi validitas (ketepatan) dan reliabilitas (keajegan).

Bentuk instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Soal Tertulis dan Lembar Observasi

Teknik Analisis Data

Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis Data Tes Tertulis dan Analisis Data Observasi

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Kondisi Awal

Data awal yang digunakan sebagai landasan perlu diadakannya penelitian di kelas IV SD Negeri 1 Sidamulih adalah data soal pra tindakan yang dilakukan oleh peneliti. Berdasarkan data hasil soal pra tindakan yang dilaksanakan pada hari Selasa diketahui bahwa hasil belajar Matematika meningkatkan Kompetensi Dasar Bilangan Prima dengan menggunakan media tebel bilangan di Kelas IV Semester 1 SD Negeri 1 Sidamulih Tahun Pelajaran 2019/2020 rata-rata masih dibawah KKM.

Penyebab rendahnya hasil belajar tersebut disebabkan guru dalam melakukan kegiatan belajar mengajar tidak menggunakan media pembelajaran yang berfariasi yang dapat memberikan dorongan kepada siswa untuk meningkatkan kemampuan siswa menjelaskan sifat bilangan prima.

No Nama Siswa No

Induk

Pengetahuan

(KI 3)

Keterampilan

(KI 4)

Sikap

(K11 & K12)

Tuntas/

Tidak Tuntas

1 Hendro 40 40 C Tidak Tuntas
2 Khanan 40 40 C Tidak Tuntas
3 Restu 40 60 D Tidak Tuntas
4 Rizki 80 40 B TidakTuntas
5 Varel 20 60 D Tidak Tuntas
6 Achmad 80 80 B Tuntas
7 Adinda 80 80 B Tuntas
8 Alfa 20 60 C Tidak Tuntas
9 Aulia 80 80 B Tuntas
10 Aura 40 60 C Tidak Tuntas
11 Azzam 80 80 B Tuntas
12 Chiko 80 80 B Tuntas
13 Dama 40 60 C Tidak Tuntas
14 Faiza 40 60 C Tidak Tuntas
15 Farkhan 80 80 B Tuntas
16 Gadiza 80 40 B Tidak Tuntas
17 Genta 80 80 B Tuntas
18 Sabiq 80 80 B Tuntas
19 Dimas 20 60 D Tidak Tuntas
20 Naufal 20 60 D Tidak Tuntas
Jumlah 1.120 1.240
Rata-Rata Skor 56 62

Tabel 4.1 Hasil Belajar Pra Siklus

Berdasarkan tabel di atas dapat dijelaskan bahwa responden yang memperoleh jumlah sekor pengetahuan (K13) jumlah siswa yang tuntas sebanyak 10 atau 50% dengan rata-rata skor 56. Responden yang memperoleh skor Keterampilan (K14) jumlah siswa yang tuntas sebanyak 8 atau 40% dengan rata-rata skor 62; adapun responden yang mendapat skor sikap (K11 dan K12) dengan katagori Sangat Baik (SB) sebanyak 0 siswa atau 0%, dengan kategori baik (B) sebanyak 10 siswa atau 50%, kategori Cukup (C) sebanyak 6 atau 30% dengan tingkat ketuntasan sebanyak 40% sebelum dilakukan tindakan pada pra siklus.

Berdasarkan hasil observasi diatas peneliti tampilkan hasil peningkatan pengetahuan, keterampilan dan sikap serta tingkat ketuntasan siswa dalam bentuk tabel 4.2 sebagai berikut :

No Penilaian Pra Siklus
A B C
1 Pengetahuan (K13) 1.120 56 10
2 Keterampilan (K14 1.240 62 8
3 Sikap (K11 dan K12) SB

B

C

D

0

10

6

4

0

10

6

4

Tabel 4.2 Hasil Observasi Siswa Pra Siklus

Berdasarkan uraian tersebut dapat disimpulkan bahwa permasalahan yang dihadapi oleh guru dalam pembelajaran matematika adalah kesulitan siswa mengidentifikasi bilangan prima dikarenakan guru dalam melakukan kegiatan belajar mengajar hanya menggunakan metode ceramah dan tidak menggunakan media pembelajaran yang tepat.

Siklus I

Dari hasil observasi siklus I diperoleh skor pengetahuan dan keterampilan, sikap dan tingkat ketuntasan sebagai berikut:

No Penilaian Pra Siklus Siklus I
A B C A B C
1 Pengetahuan (K13) 1.120 56 10 1.410 70,5 16
2 Keterampilan (K14 1.240 62 8 1.340 67 12
3 Sikap K11 dan K12) SB

B

C

D

0

10

6

4

0

10

6

4

SB

B

C

D

0

11

5

4

0

11

5

4

Tabel 4.3 Hasil Observasi Siklus 1

Gambar 4.3 Grafik Perbandingan hasil nilai Pra Siklus dan Siklus I

Berdasarkan hasil tes terhadap pelaksanaan tindakan dalam mengikuti kegiatan pembelajaran matematika kompetensi dasar bilangan prima menggunakan media tebel bilangan pada siklus I, adalah sebagai berikut: skor pengetahuan (K13) jumlah siswa yang tuntas sebanyak 16 atau 80% dengan rata-rata skor 70,5. Responden yang memperoleh skor Keterampilan (K14) jumlah siswa yang tuntas sebanyak 12 atau 60 % dengan rata-rata skor 67,0; adapun responden yang mendapat skor sikap (K11 dan K12) dengan katagori Sangat Baik (SB) sebanyak 0 siswa atau 0%, dengan kategori Baik (B) sebanyak 11 siswa atau 55%, kategori Cukup (C) sebanyak 52 atau 25% dengan tingkat ketuntasan sebanyak 80% sebelum dilakukan tindakan pada siklus 2.

SIKLUS II

Dari hasil observasi siklus I diperoleh skor pengetahuan dan keterampilan, sikap dan tingkat ketuntasan sebagai berikut:

No Penilaian Pra Siklus Siklus I Siklus II
A B C A B C A B C
1 Pengetahuan (K13) 1.120 56 10 1.410 70,5 16 1.600 80 19
2 Keterampilan (K14) 1.240 62 8 1.340 67,0 12 1.560 78 17
3 Sikap

(K11 dan K12)

SB

B

C

D

0

10

6

4

0

10

6

4

SB

B

C

D

0

11

5

4

0

11

5

4

SB

B

C

D

15

4

1

0

15

4

1

0

Tabel 4.4 Hasil Observasi Siklus II

Berdasarkan hasil tes terhadap pelaksanaan tindakan dalam mengikuti kegiatan pembelajaran matematika kompetensi dasar bilangan prima menggunakan media tebel bilangan pada siklus II, adalah sebagai berikut: sekor pengetahuan (K13) jumlah siswa yang tuntas sebanyak 19 atau 95% dengan rata-rata skor 80. Responden yang memperoleh skor Keterampilan (K14) jumlah siswa yang tuntas sebanyak 17 atau 85 % dengan rata-rata skor 78; adapun responden yang mendapat skor sikap (K11 dan K12) dengan katagori Sangat Baik (SB) sebanyak 15 siswa atau 75%, dengan kategori baik (B) sebanyak 4 siswa atau 20%, kategori Cukup (C) sebanyak 1 atau 5%. dengan tingkat ketuntasan sebanyak 100%.

PEMBAHASAN

Adapun peningkatan skor keterampilan siswa berdasarkan hasil tes awal, siklus I dan siklus II sebagai berikut:

No Nama Siswa Skor Sikap (Spiritual) Skor Akhir Tiap Siklus T/BT
I II Pra I II
1 Hendro C SB 40 60 60 BT
2 Khanan C SB 40 60 80 T
3 Restu D SB 60 60 80 T
4 Rizki B SB 40 40 60 BT
5 Varel D C 60 40 80 T
6 Achmad B SB 80 80 100 T
7 Adinda B SB 80 80 80 T
8 Alfa B B 60 60 80 T
9 Aulia B B 80 80 80 T
10 Aura C B 60 80 80 T
11 Azzam B SB 80 80 100 T
12 Chiko B SB 80 80 80 T
13 Dama C SB 60 60 80 T
14 Faiza C SB 60 60 80 T
15 Farkhan B SB 80 80 80 T
16 Gadiza B SB 40 40 40 BT
17 Genta B SB 80 80 80 T
18 Sabiq B B 80 80 80 T
19 Dimas D SB 80 80 80 T
20 Naufal D SB 60 60 80 T
20 1.240 1.340 1.560
Rata-rata 62 67 78

Tabel 4.5 Peningkatan Hasil Belajar Berdasarkan Hasil Observasi

Pada Skor Awal, Siklus I, dan Siklus II

Dari data tabel diatas dapat dilihat peningkatan skor Sikap spiritual dan jumlah skor akhir siswa berdasarkan hasil hasil tes mulai dari skor awal (Pra Siklus) sebelum dilakukan tindakan dan setelah dilakukan tindakan pada Siklus I dan siklus II. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada gambar Grafik4.1 :

Gambar 4.5 Grafik Hasil Belajar Siswa

Dari data pada grafik diatas, maka dapat dilihat peningkatan hasil belajar siswa dalam perbaikan tindakan dari awal sebelum dilakukan tindakan yaitu pada pra siklus siswa tuntas 8 siswa atau 40 %, siklus 1 siswa tuntas 12 siswa atau 60 %, siklus 2 siswa tuntas 19 siswa atau 95 %. Berdasarkan hasil penelitian penggunaan media tabel bilangan dari pra siklus ke siklus 1 terjadi peningkatan sebesar 20% dan dari siklus 1 ke siklus 2 terjadi peningkatan sebesar 35% Hal tersebut membuktikan bahwa media tabel bilangan dapat meningkatkan hasil belajar matematika materi bilangan prima pada siswa kelas IV semester I SD Negeri 1 Sidamulih tahun pelajaran 2019/2020. Terbukti sesuai dengan teori Pembelajaran abad 21 secara sederhana diartikan sebagai pembelajaran yang memberikan cakapan abad 21 kepada siswa, yaitu 4C yang meliputi: (1) Communication (2) Collaboration, (3) Critical Thinking and problem solving, dan (4) Creative and Innovative.

KESIMPULAN DAN SARAN

KESIMPULAN

Penggunaan media tebel bilangan dapat meningkatkan hasil belajar matematika materi bilangan prima pada siswa kelas IV semester I SD Negeri 1 Sidamulih tahun pelajaran 2019/2020. Dapat dilihat peningkatan hasil belajar siswa dalam perbaikan tindakan dari awal sebelum dilakukan tindakan yaitu pada pra siklus siswa tuntas 8 siswa atau 40 %, siklus 1 siswa tuntas 12 siswa atau 60 %, siklus 2 siswa tuntas 19 siswa atau 95 %. Berdasarkan hasil penelitian penggunaan media tabel bilangan dari pra siklus ke siklus 1 terjadi peningkatan sebesar 20% dan dari siklus 1 ke siklus 2 terjadi peningkatan sebesar 35%, hasil penelitian membuktikan bahwa media tabel bilangan dapat meningkatkan hasil belajar matematika materi bilangan prima pada siswa kelas IV semester I SD Negeri 1 Sidamulih tahun pelajaran 2019/2020.

SARAN

  1. Siswa
  2. Siswa hendaknya mengikuti pembelajaran dari awal sampai akhir,
  3. Siswa hendaknya aktif selama mengikuti proses pembelajaran,
  4. Siswa hendaknya memiliki rasa percaya diri dan selalu memiliki rasa ingin tahu.
  5. Guru
  6. Guru hendaknya menerapkan penggunaan media tebel bilangan pada pembelajaran matematika materi bilangan prima, karena hasil penelitian menunjukkan peningkatan hasil belajar matematika kelas IV SD Negeri 1 Sidamulih dalam kompetensi dasar bilangan prima.
  7. Guru hendaknya memberikan motivasi terhadap siswa dalam pembelajaran dengan model media pembelajaran tabel atau media yang lain agar siswa lebih aktif dan bersemangat mengikuti pembelajaran yang menggunakan model tersebut.
  8. Sekolah

Sekolah hendaknya memberikan pembinaan pada semua guru agar menggunakan pembelajaran yang inovatif dan kreatif pada setiap proses pembelajaran dan memfasilitasi prasarana yang dibutuhkan dalam menciptakan pembelajaran kreatif dan inovatif.

DAFTAR PUSTAKA

Aghni, R.I. (2018). Fungsi dan Jenis Media Pembelajaran dalam Pembelajaran Akuntansi. Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia. 16 (1): 98 – 107.

Etik. (2017). Upaya Meningkatkan Proses dan Hasil Belajar Matematika dengan Menggunakan Model Discovery Learning. E –jurnalmitrapendidikan. 1(2): 31-40.

Habibah, U. (2013). Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Matematika Siswa Madrasah Ibtidaiyah melalui Model Paikem. Journal of Elementary Education JEE. 2 (2): 6 -11.

Harahap, M. K. (2016). Membangkitkan Bilangan Prima Marsenne dengan metode Bilangan Prima Probabilistik Solovay Strassen. Jurnal & Penelitian Teknik Informatika. 1(1): 1- 4.

Hariwijaya. (2009). Meningkatkan Kecerdasan Matematika. Yogyakarta: Tugu Publisher.

Heruman. (2010). Model Pembelajaran Matematika di Sekolah Dasar. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Jatmika, M. H. (2005). Pemanfaatan Media Visual dalam Menujang Pembelajaran Pendidikan Jasmani di Sekolah. Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia. 3 (1): 89-99.

Jubaedah. (2018). Penerapan Metode Somatis Auditori Visual Intelektual Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa. Jurnal Elementaria Edukasia. 1(2): 123-134.

Karo Karo, I. R. & Rohani. (2018). Manfaat Media dalam Pembelajaran. Axiom. 7(1): 91-96.

Kusumah, W. & Dedi, D. (2012). Mengenal Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Indeks.

Majid, A dan Firdaus.A. S. (2014). Penilaian Autentik Proses dan Hasil Belajar. Bandung: Interes Media.

Muyaroah, S. (2017). Efektifitas Mobile Learning Sebagai Alternatif Model Pembelajaran. Lembaran Ilmu Kependidikan. 46 (1): 23-27.

Nugrahenia, S.D. (2019). Pembelajaran Matematika Dengan Model Problem Based Learning Berbasis PPLH Sekolah Berbantuan ICT Dapat Meningkatkan Kreativitas. Prosiding Seminar Nasional Matematika. 2: 148-155.

Nurhafizah. (2018). Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Anak Usia Dini Menggunakan Bahan Sisa. Jurnal Pendidikan: Early Childhood. 2 (2b): 1-10.

Nurrita, T. (2018). Pengembangan Media Pembelajaran untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa. Misykat. 3(1): 171- 187.

Puspita, S. dkk. (2015). Metode Solovay-Strassen untuk Pengujian Bilangan Prima. Buletin Ilmiah Mat. Stat. dan Terapannya (Bimaster). 4(1): 85 – 94.

Sanjaya, W. (2009). Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Kencana.

Sapriyah. (2019). Media Pembelajaran dalam Proses Belajar Mengajar. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. 2(1): 470 – 477.

Soheh, M & Ahmad (2019). Evaluasi Pembelajaran dalam Konteks Fungsi, Tujuan dan Manfaat yang Dilakukan oleh Pendidik. Journal Elektronik Universitas Islam Madura. 5(2): 25-33.

Sudjana, N. (2010). Dasar-dasar Proses Belajar. Bandung: Sinar Baru.

Susanto (2013: 183) Susanto, A. (2013). Teori Belajar & Pembelajaran di Sekolah Dasar. Jakarta: Kencana.

Syarifuddin, A. (2011). Penerapan Model Pembelajaran Cooperative Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. TA’DIB. 16 (1): 114-136.

Tajuddin, M. (2019). Meningkatkan Hasil Belajar Siswa SMP pada Materi Bangun Ruang Sisi Lengkung melalui Penggunaan Media Benda Nyata dengan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw (PTK pada Siswa Kelas IX-5 SMP Negeri 2 Kota Ternate Tahun Pelajaran 2018/ 2019). Delta-Pi: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika. 8(1): 103-123

Winarti. (2013). Peningkatan Keaktifan dan Hasil Belajar Siswa Pokok Bahasan Penyusutan Aktiva Tetap dengan Metode Menjodohkan Kotak. Jurnal Pendidikan Ekonomi Dinamika Pendidikan. 8(2): 123 – 132

BIODATA PENULIS

Nama : Kusmiyati ,S.Pd.

NIP : 196302241983042002

Jabatan : Kepala Sekolah

Pangkat/Golongan : Pembina Tingkat 1 ,IV B

Unit Kerja : SD Negeri 1 Sidamulih ,Korwilcam Dindik Rawalo

You cannot copy content of this page