Iklan

D:\foto hp\IMG_20180802_195415.jpg

Oleh : PRIYANTI,S.Pd.SD

Kepala Sekolah

SDN 5 Karanganyar, Kec.Purwanegara

Kab.Banjarnegara, Propinsi Jawa Tengah

Nama : Priyanti,S.Pd.SD.

Jabatan : Kepala Sekolah

Unit Kerja : SDN 5 Karanganyar, Kec.Purwanegara Kab.Banjarnegara, Propinsi Jawa Tengah

JUDUL ARTIKEL

MARI BERKENALAN DENGAN KALIMAT

Membuat kalimat siapa saja bisa melakukannya. Kalimat terdiri dari tiga jenis yaitu kalimat berita, kalimat tanya dan kalimat perintah. Dalam Bahasa Indonesia terdapat jenis-jenis kalimat yang semua jenis kalimat dapat kita pahami dalam artikel ini. Apakah kalimat itu?

Kalimat adalah deretan kata yang mengandung satu pengertian lengkap. Di dalam kalimat pada setiap kata mempunyai jabatan yang berbeda. Ada jabatan subjek, jabatan predikat dan jabatan objek. Namun demikian bila ada satu kata sudah dapat dikatakan sebagai kalimat. Dengan syarat kata itu mempunyai pengertian yang lengkap. Selain itu intonasinya harus menyatakan bahwa ujaran itu telah lengkap. Contoh kata saya merupakan satu kalimat sebab kata saya merupakan jawaban dari pertanyaan dari guru “siapa yang yang di rumah membantu pekerjaan orang tua?” Secara lengkap jawabannya saya yang membantu pekerjaan orang tua di rumah. Namun demikian kalau dijawab dengan kata saya saja sudah jelas dan guru yang memberi pertanyaan tidak akan meminta jawaban yang lebih.

Pengertian kalimat menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah Kesatuan ujar yang mengungkapkan suatu konsep pikiran dan perasaan, merupakan sebuah perkataan, dan merupakan satuan bahasa yang secara relatif dapat berdiri sendiri, mempunyai pola intonasi yang final dan secara potensial terdiri atas klausal.

Menurut Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia kalimat bisa secara lisan yaitu kalimat yang diiringi oleh titi nada, disela oleh jeda, dan diakhiri oleh intonasi selesai. Selain secara lisan ada kalimat secara tertulis yaitu kalimat yang dimulai dengan huruf kapital dan diakhiri dengan tanda titik, tanda tanya, atau tanda seru. Di dalam kalimat dapat disertakan berbagai tanda baca, tanda titik, tanda tanya, tanda seru sepadan dengan intonasi selesai.

Ada dua versi definisi kalimat yaitu menurut makna dan menurut struktur. Kalimat menurut makna adalah kesatuan bahasa terkecil yang mengandung pikiran yang lengkap .Sedangkan kalimat menurut struktur adalah bagian yang di dahului oleh kesenyapan dan diakhiri dengan kesenyapan, serta intonasinya menunjukkan bagian ujaran yang telah selesai.

Unsur-unsur pembentuk kalimat terdiri dari deretan kata yang setiap kata pada kalimat mempunyai fungsi yang berbeda-beda. Adapun fungsi dalam kalimat sebagai subjek yaitu sebagai pokok kalimat. Terdapat dua jenis subjek yaitu subjek pelaku yang melakukan perbuatan dalam kalimat aktif dan subjek penderita yang terkena dampak dari perbuatan dalam kalimat pasif. Contoh Subjek pelaku adalah pada kalimat Ani membaca buku cerita, sedangkan contoh subjek penderita adalah pada kalimat Fani dinasehati oleh ibu guru.

Selain unsur subjek sebagai pembentuk kalimat, ada unsur predikat atau sebutan yang merupakan bagian yang menjelaskan subjek .Menurut sifatnya predikat dapat dikelompokkan menjadi dua yaitu predikat verbal dan predikat nominal. Yang dimaksud dengan predikat verbal adalah predikat yang berupa kata kerja, sedangkan predikat nominal adalah predikat yang berupa kata benda, kata sifat dan kata bilangan.

Unsur selanjutnya sebagai pembentuk kalimat adalah unsur objek. Dapat dikenali dengan dua cara yaitu dengan melihat jenis predikatnya dan dengan memperhatikan ciri khas objek itu sendiri. Objek terletak di belakang predikat. Jenis katanya berupa kata benda dan kata ganti. Objek dapat bergantian fungsinya dengan subjek. Objek pada kalimat aktif bisa menjadi subjek pada kalimat pasif, dan sebaliknya subjek pada kalimat pasif dapat menjadi objek pada kalimat aktif.

Menurut sifatnya objek dibagi menjadi tiga jenis yaitu objek penderita, objek pelaku dan objek penyerta .Mengapa disebut objek penderita karena objek ini dikenai perbuatan dan objek ini terdapat pada kalimat aktif. Sedangkan objek pelaku adalah objek yang melakukan perbuatan dan terdapat pada kalimat pasif. Untuk objek yang selanjutnya adalah objek penyerta sebagai objek yang menyertai perbuatan. Biasanya objek terletak di belakang pelaku atau objek penderita dan sering disebut juga objek pelengkap penderita.

Unsur pembentuk kalimat yang selanjutnya adalah pelengkap atau disebut juga dengan istilah komplemen. Objek dan pelengkap mirip dan keduanya sama-sama menjelaskan predikat. Letaknya juga sama di belakang predikat. Dengan katagorinya pun sama yaitu nomina. Dikatakan pelengkap karena mempunyai ciri-ciri sebagai berikut ; berjenis kata benda, kata kerja, kata sifat, berada di belakang predikat dan di dahului dengan kata depan, kalimatnya tidak dapat diubah menjadi kalimat pasif, dan pelengkap tidak bisa di ubah menjadi subjek, tidak dapat di ganti dengan nya.

Unsur pembentuk kalimat yang terakhir adalah keterangan yang merupakan bagian kalimat yang memberikan penjelasan mengenai kalimat atau bagian dari kalimat. Ada beberapa macam keterangan yang dapat kita pahami yaitu keterangan tempat, keterangan waktu, keterangan alat, keterangan cara , keterangan tujuan, keterangan penyerta, keterangan similatif atau perbandingan, keterangan kesalingan dan keterangan penyebaban atau sebab akibat. Ternyata kata secara sederhana berciri deretan kata yang memiliki satu pengertian. Artinya kalimat terdiri atas beberapa kata yang dirangkaikan.

Ada beberapa katagori kata dalam Tata Bahasa Indonesia yaitu kata benda atau nomina, kata sifat atau adjektiva, kata kerja atau verba, dan kata tugas. Dari kata tugas ada beberapa macam yaitu tugas preposisi di dahului oleh kata depan, tugas konjungsi atau kata penghubung adalah kata yang bertugas menghubungkan dua klausa atau lebih, tugas interjeksi yaitu kata seru adalah kata tugas yang mengungkapkan rasa hati manusia, tugas artikel yaitu kata tugas yang membatasi makna jumlah nomina dalam bahasa Indonesia dan partikel yaitu kata tugas yang selalu dilekatkan pada kata yang mendahuluinya.

By admin

You cannot copy content of this page